Sel Tumbuhan dan Sel Hewan
Sel Tumbuhan dan Sel Hewan
Sel
tumbuhan dan sel hewan memiliki sedikit perbedaan. Hal ini berhubungan dengan aktivitas
yang dikerjakan oleh tumbuhan dan hewan. Sebagai contoh mengahsilkan makanan
melalui proses fotosintesis, karena itu terdapat organel sel bernama kloroplas.
Di dalam inilah terjadi proses fotosintesi yang merubah oksigen dan air menjadi
energi yang bergunabagi metabolisme tumbuhan. Sedangkan pada sel hewan tidak
terdapat kloroplas dikarenakan hewan tidak melakukan proses fotosintesis
untuk menghasilkan makanan. Berikut penjelasannya:
Sel Tumbuhan
1.
Reticulum
Endoplasma
Retikulum endoplasma adalah
organel sel yang berbentuk seperti ruangan labirin, dinding atau mebbran pada
RE terlihat berliku-liku sperti labirin. Terdapat dua jenis retikulum
endoplasma dalam sel tumbuhan yaitu RE kasar dan halus. Pada RE kasal
permukaannya di tempeli oleh butiran-butiran ribosom. Sedangakan pada RE halsu
tidak ditempeli ribosom.
Fungsi
retikulum endoplasma adalah sebagai jalur yang menghubungkan nukleus dan
sitoplasma.
2.
Mitokondria
Mitokondria adalah organel sel
yang berbentuk bulat lonjong seperti osis. Berdasarkan hasil pengamatan
menggunakan mikroskop elektron organel sel ini memiliki dua bagian yaitu
membran luar dan membran dalam. Di antara keduannya terdapat sebuah celah
sempit yang disebut intermembran space. Membran dalam memiliki bentuk
berbelit-belit seperti labirin yang disebut sebagai krista.
Fungsi
mitokondria adalah untuk menghasilkan energi. Mitokondria pada tumbuhan
berfungsi unutk merubah okesigen dan zat gula menjadi karbondioksida dan energi
melalui proses repirasi selular. Karena fungsinya ini mitokondria juag dijulaki
sebagai the power house of cell atau gudang penghasil energi pada
sel.
3.
Badan golgi
Badan golgi atau aparatus
golgi adalah organel sel yang berbentuk kantung tipis tersusun secara
berlapis-lapis. Bentuk badan golgi hampir mirip seperti bentuk retikulum
endoplasma, hanya saja terdapat lapisan membran pada kantungnya.
Fungsi badan
golgi adalah sebagai alat sekresi pada sel. Di dalamnya terjadi proses
perubahan dari enzim yang tidak aktif menjadi enzim aktif, Selain itu, badan
golgi juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan sekunder protein dan zat-zat
lainnya yang berasal dari retikulum endoplasma.
4.
Kloroplasma
Kloroplasma adalah organel sel
yang hanya terdapat pada sel tumbuhan. Kloroplas berbentuk bulat lonjong dan
berwarna hijau. Mungkin bentuknya terlihat seperti kacang hijau. Namun juga ada
kloroplas yang berbentuk pipih atau bulat seperti telur.
Seperti halnya mitokondria,
kloroplas juga memiliki 2 membran yaitu membran luar dan dalam. Pada bagian
dalam membran dalam terdapat stroma dan tilakoid. Stroma adalah cairan yang
mengisi rongga di dalam kloroplas dan tilakoid tersusun dari kantung kecil yang
ditumpuk secara vertikal di dalam kloroplas.
Fungsi yang paling penting dari kloroplas adalah untuk membuat
makanan dengan proses fotosintesis. Makanan disiapkan dalam bentuk glukosa
(gula). Selama proses fotosintesis gula dan oksigen dibuat menggunakan energi
cahaya, air, dan karbon dioksida.
5.
Vakuola
Vakuola atau rongga sel adalah
organel terbesar yang dapat dijumpai pada sel tumbuhan. Vakuola berbentuk
sperti karung yang didalamnya terdapat cairan yang mengadung senyawa organik
dan anorganik. Vakuola memiliki lapisan membran yang disebut sebagai tonoplas.
Fungsi vakuola
adalah sebagai tempat menyimpan zat-zat makanan seperti protein dan zat gula.
Di dalamnya juga tersimpan pigmen daun, buah, dan daun. Selain itu vekuola juga
berfungsi untuk mengatur tekanan di dalam sel, meenstabilkan tingkat
nilai PH dan mengisolasi zat sisa-sisa metabolisme sel.
6.
Nukleus
Inti sel atau nukleus
merupakan organel sel yang berada di dalam sel eukariotik. Sel tumbuhan
termasuk kelompok sel eukariotik. Di dalam inti sel banyak mengandung
materi genetik yang berbentuk DNA (deoxyribonucleic
acid). Di dalam DNA tersimpan informasi genetik yang berbentuk
polinukleotida.
Fungsi inti
sel adalah untuk mengontrol segala aktivitas sel berdasarkan informasi genetik
yang dibawa oleh DNA. Informasi genetik ini nantinya akan diturunkan ke
generasi selanjuntya. Sehingga bisa dianggap bahwa nukleus merupakan organel
terpenting dalam sebuah sel.
7.
Nukleolus
Nukleolus atau anak inti
adalah sebuah organel sel yang terletak di dalam nukelus dan berukuran lebih
besar dari kromatin. Komposisi nuklelolus sebagian besar terdiri dari
benag-benang halus DNA.
Fungsi nukleolus
adalah sebagai tempat berlangsungnya sintesis RNA. Di dalam nukleolus informasi
genetik yang dibawa oleh DNA diraikan sehingga menghasilkan rRNA. Molekul rRNA
nantinya akan berfungsi sebagai penyusun organel ribosom di dalam sitoplasma.
8.
Dinding Sel atau Membran Sel
Membran sel atau dinding sel
adalah lapisan terluar yang menyelubungi seluruh badan sel. Membran sel tersusun
atas fosfolipid dan protein. Sehingga menyebabkan membran sel memiliki sifat
selektif permeabel. Sifat ini menunjukkan bawha membran sel hanya bisa dilalui
oleh zat-zat atau ion-ion tertentu saja. Beberapa zat-zat tersebut adalah asam
amino, glukosa, dan gliserol.
Fungsi utama membran
sel adalah untuk melindungi bagian dalam sel dan membatasi nya dengan lingkuan
diluar sel. Dengan sifat selektif permeabel maka mebran sel juga berfungsi
untuk mengatur keluar dan masuknya suatu zat yang menuju ke dalam atau keluar
meninggalkan sel. Sehingga zat-zat berbahaya dari luar sel tidak dapat masuk ke
dalam sel.
Sel Hewan
1.
Membran Sel
Membran sel adalah bagian paling luar yang membungkus sel
yang tersusun atas lemak (lipid) dan protein (lipoprotein).
Fungsi membran sel
·
Melindungi sel
·
Mengatur keluar masuknya zat
·
Penerima rangsangan dari luar
2.
Sitoplasma
Sitoplasma adalah cairan sel dan segala sesuatu yang larut
di dalamnya, kecuali nukleus (inti sel) dan organel, serta sitoplasma terdiri
atas protein material dan air. Sitoplasma bersifat koloid kompleks yakni tidak
cair dan tidak padat yang dapat berubah tergantung konsentrasi air, jika
konsentrasi air rendah akan menjadi padat lembek disebut gel, sedangkan jika
konsentrasi air tinggi akan menjadi encer disebut sol.
Fungsi Sitoplasma
·
Tempat berlangsungnya metabolisme
sel
·
Sumber bahan kimia sel
3.
Reticulum Endoplasma
Retikulum endoplasma adalah bagian selberbentuk
benang-benang yang terdapat di inti sel. Retikulum endoplasma terbagi atas dua
yakni retikulum endoplasma halus (REh) dan retikulum endoplasma kasar (REk).
Retikulum endoplasma halus (REh) adalah tidak melekat dengan ribosom, sedangkan
retikulum endoplasma kasar (REk) adalah melekat pada ribosom.
Fungsi Retikulum Endoplasma
·
Alat transportasi zat dalam sel
sendiri
·
Mensintesis lipid dalam sel (REh)
·
Membantu dalam detoksifikasi se-sel
berbahaya pada sel (REh)
·
Sintesa protein (REk)
4.
Mitokondria
Mitokondria adalah organel
terbesar yang merupakan mesin dalam sel. Mitokondria berbentuk mirip dengan
cerutu yang memiliki dua lapis membran yang lekuk-lekuk dan dinamakan kritas.
Oksigen dan glukosa berkombinasi dalam membentuk energi (ATP) yang
diperlukan untuk metabolisme dan aktivitas seluler dalam organel sehingga
mitokondria dijuluki sebagai the power house karna menghasilkan energi.
Mitokondria dalam bentuk tunggulnya disebut dengan mitokondrion. Mitokondrion
adalah organel yang mengubah dari energi kimia ke energi yang lain.
Fungsi mitokondria dan yang paling utama adalah rmenghasilkan energi
melalui proses respiras aerob atau oksidatif dalam bentuk ATP melalui proses
siklus krebs atau siklus asam trikarboksilat, adapun fungsi mitokondria yang
lain adalah mengatur aktivitas metabolisme sel.
5.
Lisosom
Lisosom adalah organel berupa kantong terikat di membran
yang berisi kandungan enzim hidrolitik yang digunakan dalam mengontrol
pencernaan intraseluler di keadaan apapun. Lisosom terdapat pada sel
eukariotik.
Fungsi Lisosom
·
Pemasukan makromulekul dari luar
menuju ke dalam sel dengan mekanisme endositosis
·
Mencerna materi dengan menggunakan
fagositosis
·
Mengontrol pencernaan
intraseluler
·
penghancuran organel sel yang telah
rusak (autofagi)
6.
Badan Golgi
Badan
golgi atau aparatus golgi atau kompleks golgi adalah organel yang dikaitkan
dengan fungsi ekskresi sel. Badan golgi dapat ditemukan di semua sel eukariotik
dan terdapat pada fungsi ekskresi, seperti ginjal. Badan golgi
berbentuk kantong pipih yang berukuran kecil hingga besar dan terikat oleh
membran. Setiap sel hewan memiliki 10-20 badan golgi.
Fungsi Badan Golgi
·
Membentuk vesikula (kantung) untuk
ekskresi
·
Membentuk lisosom
·
Memproses protein
·
membentuk membran plasma
7.
Nucleus
Nukleus adalah inti dari sel yang mengatur dan mengendalikan
aktivitas sel baik itu metabolisme hingga ke pembelahan sel. Nukleus ditemukan
pada sel eukariotik dan mengandung sebagaian besar materi ginetik yang
bentuknya DNA linear panjang yang membentuk kromosom bersama protein-protein.
Nukleus terdiri dari bagian-bagian seperti Membran
inti (karioteka), Nukleoplasma (Kariolimfa), Kromatin/kromosom, Nukleolus.
Fungsi Nukleus
·
Untuk menjaga integritas
gen-gen
·
Mengontrol aktivitas sel dengan
mengelola ekspresi gen
·
Menyimpan informasi genetik
·
Tempat terjadinya replikasi
·
Mengendalikan proses metabolisme
dalam sel
8.
Nucleolus
Nukleolus adalah daerah yang terdapat di dalam inti sel
(nukleus) yang bertanggung jawab dalam pembentukan protein menggunakan RNA
(Asam ribonukleat).
Fungsi Nukleolus adalah bertanggung jawab dalam pembentukan protein.
9.
Vakuola
Vakuola
adalah organel sel yang ditemukan di semua jenis tumbuhan dan jamur dan
beberapa protista, hewan, dan sel bakteri. Vakuola pada hewan membantu dalam
proses eksositosis dan endositosis. Vakuola pada hewan berukuran lebih kecil
daripada vakuola yang terdapat pada tumbuhan tetapi jumlahnya lebih banyak.
Vakuola dibatasi selaput tipis (disebut tonoplas) yang berisi air yang
mengandung molekul organik dan anorganik termasuk enzim. Vakuola juga berisi
asam organik, asam amino, glukosa, gas, garam-garam kristal, alkaloid.
Fungsi Vakuola
·
Menjadi tempat penyimpanan zat
makanan terlarut yang sewaktu-waktu dapat digunakan oleh sitoplasma. Misalnya,
sukrosa, gilikogen, dan garam mineral.
·
Tempat penimbunan sisa metabolisme
dan metabolik sekunder seperti getah karet, alkaloid, tanin, dan kalsium
oksalat.
·
Tempat penyimpanan zat cadangan
makanan seperti amilum dan glukosa.
Terima kasih
Komentar
Posting Komentar